Happy Susanto kembali pimpin STIA AAN Yogyakarta, pacu akselerasi kemitraan strategis
Happy Susanto, S.Sos., M.A., M.P.A. resmi dilantik kembali sebagai Ketua STIA AAN Yogyakarta masa bakti 2026–2030.
Ruang utama kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) AAN Yogyakarta di Jalan Blunyahrejo, Karangwaru, menjadi saksi momentum penting keberlanjutan arah kepemimpinan institusi pada Senin (31/8/2026).
Happy Susanto, S.Sos., M.A., M.P.A. resmi dilantik kembali sebagai Ketua STIA AAN Yogyakarta untuk masa bakti 2026–2030 oleh Ketua Yayasan Notokusumo, Drs. Samudro Tjondronegoro, M.Hum.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran civitas akademika, perwakilan pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Yogyakarta, serta jajaran mitra strategis.
Dalam amanatnya, Drs. Samudro Tjondronegoro menitipkan pesan mendalam bagi kepemimpinan periode kedua ini. Ia menegaskan pentingnya komitmen merawat transformasi STIA AAN agar tumbuh menjadi institusi yang unggul, adaptif, dan berwawasan global di tengah dinamika pendidikan tinggi.
Kendati mendorong akselerasi menuju internasionalisasi, Samudro mengingatkan agar pengembangan kampus tetap berakar kuat pada nilai dasar dan jati diri perjuangan Notokusumo. Ia juga menyoroti aspek tata kelola internal yang inklusif sebagai fondasi utama.
“Keberhasilan seluruh agenda strategis hanya dapat terwujud jika kepemimpinan mampu menggerakkan seluruh elemen kampus melalui pembagian peran yang proporsional dan kolaboratif,” tegasnya.
Menanggapi amanat tersebut, Happy Susanto menyatakan kesiapannya untuk membawa lompatan baru bagi STIA AAN. Pada periode kedua ini, fokus utamanya tertuju pada perluasan jejaring dan kerja sama lintas sektor.
“Fokus utama kami adalah memasifkan kerja sama strategis, baik dengan perguruan tinggi mitra maupun sektor industri. Skala jejaring ini akan terus kita perluas dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional,” ungkap Happy usai prosesi pelantikan.
Penguatan kemitraan tersebut dirancang untuk menyokong kualitas Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan daya saing lulusan STIA AAN Yogyakarta di lanskap kerja global.
Lewat kepemimpinan yang berkelanjutan ini, STIA AAN optimistis melangkah menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan marwah sejarahnya.
Artikel ini merupakan kolaborasi Nalacitra dengan STIA AAN Yogyakarta.



No Comment! Be the first one.