10 lagu NIKI yang wajib kamu hafal untuk ‘sing along’ di Prambanan Jazz 2026
NIKI akan tampil di Prambanan Jazz 2026. Ini daftar lagu NIKI yang wajib kamu hafal sebelum menonton konser di Yogyakarta.
NIKI dipastikan tampil di Prambanan Jazz 2026 pada 4 Juli mendatang.
Konser NIKI di Yogyakarta ini menjadi salah satu penampilan yang paling dinanti, terutama oleh penggemar yang tumbuh bersama lagu-lagu galau, jujur, dan penuh perasaan dari penyanyi Indonesia yang kini mendunia itu.
Panggung Prambanan Jazz, dengan latar siluet candi dan langit malam Yogyakarta, seolah menjadi ruang yang tepat bagi lagu-lagu NIKI yang intim, sunyi, sekaligus menghangatkan. Bukan sekadar konser musik, penampilan NIKI di Prambanan Jazz 2026 diprediksi menjadi momen bernyanyi bersama tentang cinta, kehilangan, dan upaya berdamai dengan diri sendiri.
Jika kamu berencana menonton Prambanan Jazz 2026, ada baiknya mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Berikut ini daftar lagu NIKI yang wajib kamu hafal sebelum konser dimulai.
Tentang konser NIKI di Prambanan Jazz 2026
Prambanan Jazz dikenal sebagai festival musik yang memadukan pertunjukan musik dengan warisan budaya.
Kehadiran NIKI dalam line-up Prambanan Jazz 2026 mempertemukan pop alternatif, R&B, dan nuansa intim dengan ruang terbuka bersejarah di Yogyakarta.
Bagi banyak penggemar, konser ini bukan sekadar hiburan, melainkan perayaan perjalanan emosional bersama lagu-lagu NIKI.
Daftar lagu NIKI yang wajib dihafal untuk Prambanan Jazz 2026
1. Lowkey – untuk cinta yang adem ayem
‘Lowkey’ menjadi lagu NIKI rilisan tahun 2019 ini menceritakan tentang hubungan yang tak terekspos publik, tentang rasa yang tumbuh diam-diam, tanpa pengakuan, tanpa kepastian.
Lagu ini sering terasa seperti bisikan, pelan, tapi menancap. Di panggung Prambanan, ‘Lowkey’ hampir pasti jadi momen hening yang ramai ketika semua orang bernyanyi lirih bersama.
2. Every Summertime – jatuh cinta setiap musim panas
Lagu ‘Every Summertime’ yang dirilis NIKI pada tahun 2021 ini menggambarkan cinta abadi dan nostalgia musim panas.
Ini adalah kisah cinta manis antara dua anak muda, serta merayakan hubungan yang terus tumbuh dan mendalam seiring waktu, menangkap semangat kebersamaan dan kegembiraan musim panas yang simpel namun romantis.
3. La La Lost You – lagu putus yang sulit dilupakan
Sulit bicara tentang NIKI tanpa menyebut ‘La La Lost You’.
Lagu ini seperti surat perpisahan yang tak pernah selesai ditulis. Tentang kehilangan, tentang rindu, tentang seseorang yang sudah pergi tapi namanya masih hidup di kepala.
Kalau lagu ini dimainkan di Prambanan Jazz, besar kemungkinan ribuan suara akan ikut menyanyikan bagian refreinnya.
4. I Like U – friend zone yang terlalu nyata
‘I Like U’ menyuarakan fase paling rapuh dalam relasi, yakni ketika rasa tumbuh, tapi status tak pernah jelas.
Lagu ini ringan, tapi jujur. Cocok untuk kamu yang pernah mencintai seseorang sebagai teman.
5. Indigo – cinta yang dalam dan sunyi
‘Indigo’ sering disebut sebagai salah satu karya NIKI yang paling personal. Liriknya penuh metafora, nadanya tenang, tapi emosinya pekat.
Lagu ini bukan untuk teriak-teriak. Ia untuk dihayati. Untuk didengar sambil menatap langit Prambanan yang gelap dan luas.
6. Lose – patah hati yang tidak berisik
Tidak semua patah hati meledak-ledak dengan tangisan bawang bombay.
‘Lose’ justru bicara tentang kehilangan yang senyap, tentang perasaan yang runtuh perlahan. Lagu ini sering terasa seperti pelukan bagi mereka yang sedang mencoba kuat.
7. Vintage – nostalgia tentang seseorang di masa lalu
‘Vintage’ membawa pendengarnya pada ingatan-ingatan kecil: tawa, kebiasaan, potongan waktu yang tak bisa diulang.
Lagu ini cocok bagi siapa pun yang masih menyimpan seseorang di masa lalu, bukan untuk kembali hanya untuk dikenang.
8. See U Never – diri yang memilih pergi
Ada cinta yang harus dilepas, bukan karena benci, tapi karena ingin sembuh.
‘See U Never’ adalah lagu tentang keberanian untuk menjauh, tentang menutup pintu agar bisa membuka hidup yang baru.
9. Urs – Ketika Hubungan Tak Sehat Mulai Disadari
‘Urs’ sering dibaca sebagai refleksi relasi yang timpang. Lagu ini seperti alarm pelan, mengingatkan bahwa cinta tidak seharusnya melukai.
Tidak seharusnya membuat seseorang mengecil demi orang lain.
10. Spell – Ketika NIKI Menjadi Dirinya Sepenuhnya
Diproduseri oleh NIKI sendiri, ‘Spell’ menunjukkan sisi paling personal dari dirinya. Ada kedewasaan musikal, ada keberanian bereksperimen, dan ada kejujuran yang terasa utuh. Lagu ini sering dianggap sebagai representasi NIKI hari ini.
Konser bukan cuma tentang siapa yang tampil, tapi tentang apa yang kita bawa pulang.
Di Prambanan Jazz 2026, lagu-lagu NIKI kemungkinan tak hanya akan terdengar, tapi menetap, di kepala, di dada, di ingatan.
Kalau kamu ingin datang, mungkin sekarang saatnya membuat playlist, menghafal lirik, dan menyiapkan diri.
Karena ada lagu-lagu yang paling baik dinyanyikan bukan di kamar, tapi di ruang terbuka, bersama orang asing yang diam-diam menyimpan cerita serupa.



No Comment! Be the first one.