49 tahun SMAN 1 Depok tanamkan nilai karakter budaya lokal
SMAN 1 Depok meneguhkan diri sebagai institusi pendidikan yang menanamkan nilai budaya lokal di usia ke-49.
Hampir lima dekade, SMA Negeri 1 Depok Sleman meneguhkan jati diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga nilai budaya dan kepedulian sosial.
Di usia 49 tahun ini, SMA yang berdiri sejak 17 Januari 1977 itu merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang digelar 14-19 Januari 2026 dengan tema Together We Build the Future.
Ketua panitia HUT ke-49 SMA Negeri 1 Depok, Eko Yuliyanto menyampaikan peringatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan sekolah sekaligus penguatan peran pendidikan di tengah masyarakat.
“Melalui perayaan ini, kami ingin menanamkan nilai gotong royong, empati, serta kecintaan terhadap budaya kepada para siswa,” ungkapnya.
Berbagai kegiatan digelar dalam rangkaian peringatan HUT, antara lain kirab budaya tematik, pesta seni, fashion show, serta flash mob yang memadukan unsur tradisi dan modernitas.
Selain itu, kegiatan bakti sosial, donor darah, dan layanan kesehatan gratis menjadi wujud kepedulian sekolah terhadap masyarakat sekitar.
Kirab budaya menjadi agenda unggulan dengan menampilkan kreativitas siswa dalam balutan nilai budaya lokal Yogyakarta. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal dan melestarikan budaya bangsa.
Kepala SMAN 1 Depok, Basuki Jaka Purnama menegaskan bahwa pendidikan harus membentuk karakter sekaligus kepekaan sosial peserta didik.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi ruang tumbuhnya kepemimpinan, empati, kreativitas, dan tanggung jawab sosial. Semangat inilah yang kami hadirkan dalam HUT ke-49 ini,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara peringatan HUT dan prosesi tumpengan massal sebagai ungkapan rasa syukur.
Di usia ke-49 tahun, SMAN 1 Depok terus berkomitmen menjaga tradisi, memperkuat karakter, dan membangun masa depan pendidikan yang lebih baik.



No Comment! Be the first one.